Kemendikbudristek Buka Magang Gratis di Industri Barista-Otomotif

Kemendikbudristek Buka Magang Gratis di Industri Barista-Otomotif

Fajarasia.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka pendaftaran program magang di industri. Salah satunya untuk instruktur lembaga kursus dan pelatihan (LKP) barista dan otomotif sepeda motor.

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikbudristek Nahdiana mengatakan, sudah saatnya kursus dan pelatihan menjadi pilihan utama masyarakat. Dia berharap, program ini dapat mendukung peserta didik yang berkompeten sesuai standar industri.

“Pembelajaran di LKP harus disesuaikan dengan dunia usaha, industri, dan dunia kerja (Dudika). Program ini menjadi wujud percepatan transformasi penguatan mutu instruktur LKP sehingga berdampak pada pembelajaran peserta didik,” kata Nahdiana dalam keterangannya, Selasa (14/5/2024).

Menurutnya, dengan mengikuti kursus, peserta dapat mengakomodasi perubahan yang cepat di berbagai bidang keterampilan sesuai perkembangan zaman. “Di sinilah peran kita untuk peningkatan kualitas SDM secara cepat karena bidang keterampilan otomotif maupun barista sangat dinamis,” ujarnya.

Magang instruktur LKP akan dilaksanakan pada 3-16 Juni 2024 tanpa dipungut biaya. Peminat magang dapat mendaftar secara gratis paling lambat 16 Mei 2024 di https://bit.ly/simantappendaftaran.

Program magang barista bekerja sama dengan Indonesia Coffee Academy by Anomali Coffee. Sedangkan, magang teknik sepeda motor bekerja sama dengn Yamaha Direct Distribution System (DDS) 2 Jawa Barat.

Head of Indonesia Coffee Academy Donna Elvina mengatakan, pelatihan barista 10 hari ini akan didominasi praktik. Trainer dari Indonesia Coffee Academy akan membimbing peserta tentang pengetahuan dasar tentang kopi, teknik manual brew, hingga manajemen coffee shop.

“Pelatihan nanti berguna untuk mempersiapkan instruktur memiliki kompetensi sesuai dengan tren industri kopi saat ini. Dengan begitu bisa memberikan bekal yang koheren kepada peserta didik,” kata Devina.

Service Education Yamaha DDS2 Jawa Barat , Dodih Sutriono mengatakan, pihaknya berkomitmen turut menyukseskan program tersebut. Menurutnya, Yamaha turut peduli dalam dunia pendidikan di Indonesia.

“Kami telah bekerja sama dengan 88 SMK binaan, baik untuk pelatihan dan sertifikasi guru. Kini merambah ke instruktur LKP dan menjadi kolaborasi yang bagus,” kata Dodih.****

Pos terkait