Fajarasia.id – Presiden Amerika Serikat Joe Biden salah menyebut Mesir sebagai Meksiko saat berbicara kepada wartawan. Hal tersebut terjadi saat Joe Biden menyampaikan pidato singkat di Gedung Putih, Washington, AS, yang dikutip Redaksi, Sabtu (10/2/2024).
Saat itu ia menyampaikan pernyataan yang merespons hasil laporan Departemen Kehakiman AS tentang dirinya. Laporan tersebut mempertanyakan kemampuannya dalam mengingat peristiwa dan fakta penting.
Saat itu ia tengah menjelaskan soal situasi penyanderaan warga Israel oleh Hamas kepada wartawan. Biden mengatakan bahwa respons yang dilakukan Israel terhadap Jalur Gaza adalah “over-the-top” (berlebihan).
“Seperti yang Anda tahu, awalnya, Presiden Meksiko, Sisi tidak mau membuka gerbang (penyeberangan-red) untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk. Saya bicara kepadanya,” kata Joe Biden, Kamis.
“Saya yang meyakinkannya untuk membuka gerbang. Saya bicara kepada Bibi (PM Israel-red) untuk membuka (gerbang-red) sisi Israel.”
Menurutnya, ia memberi tekanan sangat keras kepada keduanya untuk membuka jalur kemanusiaan tersebut ke Gaza. Ia menggarisbawahi banyak warga Palestina yang tak berdosa kelaparan dan mendapat banyak masalah akibat penutupan gerbang itu.
Untuk diketahui, Presiden Meksiko saat ini adalah Andrés Manuel López Obrador. Sementara, Presiden Mesir saat ini adalah Abdul Fattah as-Sisi, yang dipanggil Biden dengan Sisi.****





