Jemaah Haji Puji Kesigapan Petugas Haji Indonesia

Jemaah Haji Puji Kesigapan Petugas Haji Indonesia

Fajarasia.co – Jemaah Haji Indonesia tiba di Bandara Internasional Ameer Mohammed bin Abdul Aziz, Minggu (5/6/2022). Kedatangan di hari kedua ini juga disambut dengan hangat oleh pemerintah Arab Saudi. Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mendaratkan jemaahnya paling pertama di Tanah Suci.

Dalam kesempatan ini, reporter rri.co.id yang menjadi bagian dari Media Center Haji 2022, melihat dan mewawancarai langsung reaksi dan ekspresi para jemaah yang tiba di Tanah Suci.

Ibu Dewi, jemaah haji asal Jakarta mengaku senang dengan kesempatan pergi haji untuk pertama kali bersama sang suami.

“Saya seneng banget karena bisa pergi haji bareng suami. Ini haji pertama saya sama suami,” tutur Ibu Dewi yang baru saja tiba.

Ekspresi yang lain ditunjukkan jemaah lain.

Bapak Supriyadi, jemaah dari Tangerang mengaku dirinya senang dengan petugas haji Indonesia. Menurutnya, petugas haji Indonesia sangat membantunya.

“Alhamdulillah senang banget (ada petugas haji Indonesia). Bantu banget,” tuturnya.

Ibu Fatma, seorang petugas haji Indonesia dari Jakarta menyampaikan mereka sebagai petugas harus menyemangati para jemaah.

“Kita harus semangati mereka, biar ngga lemas. Kalau kita semangati, kita ceriakan, mereka akan semangat dan ceria,” jelas Ibu Fatma.

Ibu Fatma yang mengaku asli Palembang itu menjadi salah satu petugas yang berjaga di pintu Terminal Haji 1 Bandara Internasional Ameer Mohammed bin Abdul Aziz, bertugas menyambut tamu-tamu yang keluar dari imigrasi dan cukai.

Selain petugas ditempatkan di pintu terminal, ada pula petugas haji Indonesia yang ditempatkan di dekat pintu keluar. Setidaknya ada dua orang di sana. Mereka bertugas memberikan kurma, permen dan sejenisnya. Bahkan ada pula yang menyemprotkan cairan ke wajah jamaah agar lebih segar, mengingat suhu di Tanah Suci kini begitu terik, mencapai 46 derajat.

Di luar, petugas haji Indonesia ada yang ditempatkan di dekat boogie car (red : mobil golf). Mereka bertugas untuk mendekati jemaah yang sudah tampak lelah untuk bisa naik boogie car menuju ke ruang paviliun.

Di ruang paviliun, ada begitu banyak petugas yang berjaga di sana. Mayoritas adalah petugas kesehatan yang terdiri dari dokter dan suster. Mereka bertugas melihat, memantau, dan memeriksa kondisi jemaah yang baru tiba. Jika ada yang sakit, mereka langsung turun tangan untuk memeriksa.

Di ruang paviliun juga ada petugas haji lain yang bertugas membimbing, melayani, dan bahkan membantu aktivasi nomor telpon jamaah untuk berbaris sebelum naik bus. Deretan bus tersedia untuk membawa jemaah ke tempat penginapan mereka di Kota Madinah. Di ruang paviliun bandara, para jemaah yang menunggu dihimbau untuk banyak minum air dan banyak makan yang bergizi. Mereka bahkan kerap diingatkan untuk mencampur air dengan bubuk oralit, agar terhindar dari dehidrasi. ****

Pos terkait