Iran Ancam Tarik Diri dari Kesepakatan Gencatan Senjata

Iran Ancam Tarik Diri dari Kesepakatan Gencatan Senjata

Fajarasia.id — Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melayangkan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait arah konflik yang tengah berlangsung. Melalui unggahan di platform X pada Rabu (8/4), Araghchi menegaskan bahwa Washington harus menentukan sikap jelas: memilih gencatan senjata atau membiarkan konflik berlanjut melalui Israel.

“Syarat-syarat gencatan senjata Iran-AS jelas dan eksplisit. Amerika harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel. AS tidak dapat memiliki keduanya,” tulis Araghchi.

Ia juga menyoroti kondisi kemanusiaan di kawasan yang semakin memburuk dan menjadi perhatian dunia internasional. “Bola ada di tangan Amerika dan dunia sedang mengamati apakah AS akan bertindak sesuai komitmennya,” tambahnya.

Kantor berita Tasnim melaporkan, Iran dapat menarik diri dari kesepakatan gencatan senjata dengan AS apabila Israel terus melanjutkan serangan di Lebanon. Sementara itu, militer Israel mengklaim telah melancarkan serangan besar ke lebih dari 100 lokasi di Beirut, Lembah Beqaa, dan Lebanon selatan, menjadikannya salah satu operasi terbesar dalam eskalasi terbaru.

Di tengah ketegangan, AS sebelumnya mengumumkan gencatan senjata sementara selama dua pekan dengan Iran setelah mediasi Pakistan. Kesepakatan itu diumumkan Presiden Donald Trump pada 7 April, hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu yang diberikan AS kepada Iran terkait pembukaan Selat Hormuz dan tuntutan negosiasi.***

 

Pos terkait