Fajarasia.id – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI berencana menggelar expert meeting atau diskusi mendalam dengan Rusia, di awal 2025. Acara ini dilakukan dengan agenda pembahasan keamanan Internasional, terutama masalah terorisme.
Rencana itu diungkapkan Kepala BNPT Komjen. Pol. Eddy Hartono usai bertemu Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov, sebagaimana di sebutkannya melalui rilis yang diterima pada kamis (10/10/2024). Acara itu dilakukan sebagai kelanjutan kerja sama Rusia dan Indonesia yang telah terjalin lebih dari 70 tahun.
“Pada tahun 2007 Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Rusia pernah menandatangani nota kesepahaman bersama dibidang penanggulangan terorisme. MoU on Cooperation in Combating Terrorism telah diratifikasi melalui peraturan presiden nomor 3 tahun 2010,” kata Eddy, dilansir dari laman BNPT, Kamis(10/10/2024).
Sementara itu, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengatakan, ada sejumlah akan dibahas dalam expert meeting. Salah satu hal yang akan dibahas mendalam adalah bagaimana strategi penanggulangan terorisme di Indonesia.
“Kami ingin tau bagaimana Indonesia menanggulangi terorisme, mencegah radikalisme, dan bagaimana peran pemerintah dan komponen lain bersinergi dalam pencegahan. Kami juga siap melakukan pertukaran informasi demi keamanan internasional di expert meeting nanti,” ucap Sergei.
Selain mengagendakan pembahasan keamanan internasional, pertemuan ini rencananya akan mengangkat agenda lain. Seperti penyalahgunaan media sosial untuk tujuan teroris, pendanaan terorisme, dan upaya dalam menanggulangi individu terpapar paham ekstremis.***





