Fajarasia.co – Indonesia berhasil meraih tiga medali emas nomor Catur Kilat di hari terakhir Asian Youth Chess Championship. Kompetisi berlangsung di Hotel Grand Inna, Kuta, Jumat (21/10/2022).
Secara total Indonesia meraih 4 medali emas, 12 perak dan 18 perunggu. Emas lainnya diraih dari nomor Rapid.
Medali emas catur cepat diraih Laysa Latifah di nomor putri G16 (Individual). Satu emas diraih di nomor G16 Blitz Team atas nama Laysa, Adeeba, dan Salwa Nadia Maharani.
Satu nomor lain diraih pada nomor U16 Team yang direbut pasukan catur Timnas. Mereka adalah Arfan Bagus Aditya, Nayaka Budidharma, dan Reynard Kristopher.
Laysa sukses meraih medali duo emas setelah mampu melewati para pecatur asing seperti Mongolia, Kazakhstan. Ia juga berhasil melangkahi 2 pecatur tangguh Vietnam di dua babak terakhir.
Asian Youth Chess Championships berakhir dengan Vietnam sebagai juara umum di nomor catur standard. Negara ini memperoleh 5 emas, 5 perak, 1 perunggu. Juara berikutnya India 3 emas, 3 perak, 4 perunggu. Iran di urutan ke tiga dengan 1 emas, 1 perak, 1 perunggu.
Penutupan secara resmi dilakukan Hisham Al Taher, General Secretary dari Asian Chess Federation. Meski Indonesia belum mencapai tiga besar, Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto mengapresiasi perjuangan pecatur junior Indonesia.
“Penyelenggaraan turnamen seperti ini untuk meletakkan fundamental bagi para pecatur kita ke depannya. Kalau berbicara catur untuk kawasan Asia, persaingannya cukup berat. Kita harus memberikan peluang pemain junior kita berani menghadapi para petarung hebat dari luar,” katanya melalui rilisnya, Minggu(23/10/2022) .
Menurutnya, Asia memiliki banyak atlet sangat kuat. Pelatihan yang baik, kesempatan bertanding, dan evaluasi terus-menerus akan membuat atlet-atlet Indonesia menjadi lebih baik.
“Siklus tiga hal tersebut harus kita lakukan terus menerus, jangan sampai terputus. Contohnya penyelenggaraan turnamen AYCC ini, ” ujarnya.****





