Fajarasia.id– Duta Besar India untuk ASEAN, Jayant Khobragade menyatakan, India mendukung Keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023. Menurutnya, terlebih di saat yang bersamaan India menjadi Presiden G20 melanjutkan tugas Indonesia pada 2022.
“Keketuaan Indonesia di ASEAN bahwa kita telah mencapai status kemitraan strategis komprehensif November lalu. Dari sudut pandang Indonesia yang menjadi Ketua (ASEAN) kami sangat senang dan kami melanjutkan Keketuaan G20 dari Indonesia,” kata Jayant dalam pengarahan pers Kamis (12/1/2023) di Jakarta.
India menilai pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, merupakan faktor penting dalam kolaborasi India dan Keketuaan Indonesia di ASEAN. “Kita harus melakukan pemulihan ekonomi misalnya pascapandemi Covid, jadi itu faktor yang sangat penting,” ucapnya.
Jayant mengungkapkan, kerja sama dalam Keketuaan Indonesia di ASEAN penting pula merujuk pada ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP). Sebab, menurutnya, Indo-Pasifik dinilai sebagai kawasan penggerak utama ekonomi, yang juga sejalan dengan tema Keketuaan Indonesia.
“Karena, kawasan Indo-Pasifik telah menjadi salah satu kawasan yang mungkin paling penting di dunia, seluruh fokusnya ada di sini. Tidak hanya secara politik tetapi juga merupakan keterlibatan ekonomi,” ujar Jayant.
“Kawasan ini dianggap sebagai penggerak utama ekonomi. Dan, itu tema yang juga mengatakan “Episentrum Pertumbuhan”,” katanya.
Sejak resmi mencapai kemitraan strategis komprehensif dengan ASEAN, India juga akan memperkuat kerja sama di berbagai bidang dalam Keketuaan Indonesia. Mulai dari penanganan kejahatan transnasional, keamanan siber hingga hubungan antar masyarakat.
“Bahwa, kami sudah menjadi mitra strategis ASEAN yang komprehensif. Jadi, kami harus benar-benar memperdalam keterlibatan dengan ASEAN di banyak bidang, seperti kejahatan transnasional, keamanan siber,” ujar Jayant.
“Di sisi lain seperti ekonomi digital. Pada sisi ketiga kami akan terus mengerjakan konektivitas kemudian hubungan antar masyarakat,” ucapnya.
Kerja sama ekonomi dan perdagangan ASEAN-India menunjukkan tren positif. Nilai perdagangan kedua kawasan pada 2021 mencapai USD 110 miliar, yang disebut 10 persen dari total perdagangan India.
Keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023 mengusung tema “ASEAN Matters:Epicentrum of Growth” atau “ASEAN Penting:Episentrum Pertumbuhan”. Melalui tema itu, Indonesia bertekad menjadikan ASEAN tetap penting dan relevan, di tengah tantangan dunia yang semakin sulit.***





