Fajarasia.id – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dijalankan dengan standar higienitas tinggi, kualitas bahan pangan terjaga, serta distribusi yang diawasi secara ketat.
Penegasan tersebut disampaikan Ibas saat meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanglo, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (28/2). Dalam kunjungan itu, ia memastikan seluruh proses mulai dari penerimaan bahan baku, pencucian wadah makan, hingga distribusi makanan kepada siswa berjalan sesuai standar operasional.
“Bahan makanan harus higienis dan bergizi. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita,” ujar Ibas melalui Rilisnya yang diterima Redaksi pada Minggu (1/3/2026). Ia menekankan pentingnya rantai pasok lokal, dengan memastikan buah dan sayur berasal dari petani Ponorogo agar program nasional ini sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Selain kualitas bahan, Ibas menyoroti kebersihan peralatan distribusi. “Bukan hanya makanannya yang sehat, wadahnya juga harus steril. Proses pencucian dan pengeringan harus diawasi ketat,” tegasnya.
Ibas mengapresiasi operasional SPPG Karanglo yang dinilai mendapat respons positif dari masyarakat. Porsi makanan disebut sesuai kebutuhan gizi siswa, terutama bagi keluarga kurang mampu. Ia menekankan bahwa MBG adalah program strategis nasional yang dibiayai dari pajak rakyat, sehingga pelaksanaannya wajib transparan dan bertanggung jawab.
“Meskipun selama Ramadan menunya berbeda, standar gizi, porsi, dan penggunaan anggaran harus tetap terjaga. Jangan sampai terjadi hal-hal yang merugikan seperti keracunan makanan,” ujarnya.
Ibas berharap SPPG Karanglo menjadi teladan dapur pelayanan gizi yang profesional, higienis, dan mampu memperkuat ketahanan gizi sekaligus perekonomian lokal.
Kegiatan peninjauan turut dihadiri Komandan Kodim 0802 Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, Kepala Desa Karanglo Lor Samuri, mitra SPPG, serta sejumlah anggota DPRD Ponorogo. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam memastikan keberhasilan program MBG di daerah.****




