Fajarasia.co – Terjadi gempa kekuatan 6,4 SR di Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (29/8/2022) pukul 10.29 WIB kemarin. BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai mencatat gempa menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum.
“Kerusakan meliputi bangunan sekolah, puskesmas, kantor kecamatan, rumah ibadah. Belum ada laporan yang menyebutkan adanya korban luka dan meninggal dunia,”kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi.
Pada lokasi yang terdampak gempa, yakni Desa Simalegi, warganya hampir seluruhnya telah mengungsi. “Hingga kini warga masih bertahan di lokasi pengungsian karena khawatir akan adanya gempa susulan,”ujar Novriadi, Selasa (30/8/2022).
Pemerintah kabupaten telah mendirikan tempat penampungan warga yang mengungsi, termasuk memberdayakan pondok dan ladang milik warga. Kebutuhan logistik dan dapur umum pun telah didirikan ke lokasi-lokasi pengungsian.
Gempa ini dirasakan di seluruh Kepulauan Mentawai. Bahkan dirasakan sampai ke Pulau Sumatera, khususnya di Padang, Bukittinggi, Solok dan sekitarnya.
Sebelum terjadi gempa 6,4 SR, telah didahului dua kali gempa dengan skala yang lebih kecil pada pukul 00.04 dan 05.34 WIB di hari yang sama. Penyebab gempa ini menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisik) adalah aktivitas lempeng megathrust Mentawai-Siberut.****





