Gagal Masuk Piala Dunia Usai Kalah Lawan Irak, PSSI Didesak Depak Patrick Kluivert

Gagal Masuk Piala Dunia Usai Kalah Lawan Irak, PSSI Didesak Depak Patrick Kluivert

 

Fajarasia.id – Pemerhati Sepak Bola Nasional, Asghar Saleh mendesak, PSSI untuk segera mendepak Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia. Strategi yang diterapkan oleh Kluivert, terbukti tidak efektif membuat Skuad Garuda memenangkan pertandingan kala melawan Irak.

“PSSI sudah tak punya alasan lagi untuk tidak mengganti pelatih. Strategi yang salah memupuskan harapan pemain timnas. Untuk berkiprah pada ajang tertinggi sepak bola (piala dunia),” kata Saleh dalam perbincangannya kepada RRI Pro 3, Minggu (12/10/2025).

Perjuangan pemain Timnas Indonesia, menurutnya, sudah berjuang maksimal untuk mencapai level tertinggi tersebut. Namun, Kluivert justru memberikan kontribusi strategi yang salah kepada Timnas Indonesia.

“Strategi salah Kluivert paling mudah bisa terlihat dari yang diterapkan saat menghadapi Arab Saudi. Contoh paling mudah dengan mencadangkan pilar-pilar utama Timnas, seperti Rizky Ridho,” ucapnya.

Atas dasar itu, ia menegaskan, wajib bagi PSSI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim pelatih saat ini. Bukan hanya tim pelatih timnas senior, sebutnya, tapi juga pelatih dari kelompok usia U-23.

“Apalagi desakan publik sudah sangat kuat agar PSSI melakukan evaluasi. PSSI harus memperhatikan desakan publik dan suporter untuk tak mempertahankan Patrick Kluivert,” ujarnya.

Diketahui, mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 pupus setelah tumbang 0-1 dari Irak. Kekalahan itu, terjadi pada laga kedua Grup B fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Minggu (12/10/2025) dini hari.

Bertanding di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Indonesia memperlihatkan ‘pressing’ tinggi sejak menit awal. Indonesia bahkan mampu menebar sejumlah ancaman.

Pada menit keenam, Calvin Verdonk mencoba melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti. Namun, bola masih membentur pemain lawan dan menghasilkan sepak pojok.

Pada menit ke-14, Indonesia nyaris memecah kebuntuan. Sayang sontekan Mauro Zijlstra di kotak penalti masih bisa diblok Hussein Ali dan menghasilkan tendangan penjuru.

Indonesia mendapat peluang terakhir di masa injury time lewat tendangan bebas setelah Mauro Zijlstra dijatuhkan di depan kotak penalti. Sayangnya, tembakan Dean James masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Irak.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung sengit. Namun sayang, Indonesia justru kebobolan di menit ke-76.****

Pos terkait