Fajarasia.id – Warga Negara Indonesia dipastikan aman dari peristiwa bom bunuh diri pada sebuah masjid di Peshawar, Pakistan pada Senin (30/1/2023). Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan, Adam Mulawarman Tugio melalui rilisnya, Kamis(2/2/2023)
Dalam kesempatan ini, Adam menyampaikan bahwa ledakan bom buhun diri ini terjadi pada waktu salat dzuhur berjamaah. Ledakan bom terjadi di tengah 300 jemaah dan sangat dahsyat sehingga menimbulkan banyak korban jiwa.
“Telah terjadi menyerangan pada sebuah masjid di Peshawar, Pakistan ketika jemaah akan melakukan salat dzuhur bersama dan kapasitas saat itu sekitar 300 jemaah. Ledakannya juga terjadi sangat dasyat, menggunakan 12 kilo bahan peledak sehingga meruntuhkan atap masjid,” ucapnya.
Lebih lanjut, Adam juga menyebut bahwa hingga saat ini telah tercatat sebanyak 100 korban jiwa atas kejadian tersebut. Selain korban jiwa, peristiwa tersebut juga menimbulakn lebih dari 200 orang luka-luka.
“Sampai hari ini, sudah tercatat mencapai 100 orang yang menjadi korban jiwa. Selain itu, tercatat juga ada lebih dari 200 orang korban luka-luka atas kejadian tersebut,” tambahnya.
Hingga saat ini, Adam menuturkan bahwa pemerintah setempat juga masih melakukan pencarian korban jiwa di tempat kejadian. Hal ini dikarenakan banyak jemaah yang tertimbun reruntuhan masjid dan belum ditemukan.
“Saat ini pemerintah setepat juga masih melakukan pencarian korban di bawah reruntuhan masjid. Hal ini dilakukan agar tidak ada korban yang belum terindentifikasi atau bahkan bisa terselamatkan dari masjid ini.”
Selain karena ledakan, Adam juga menyampaikan bahwa banyak korban yang diakibatkan tertimbun reruntuhan masjid. Ledakan juga terjadi sangat besar sehingga meruntuhkan atap dan tiang masjid dan menimpa para jemaah.
“Ledakan terjadi sangat dasyat, sampai meruntuhkan atap dan tiang masjid. Hal ini juga menjadi penyebab utama selain ledakan bom yang menilbukan banyak korban.”
Meski ada beberapa Warga Negara Indonesia yang tinggal di kota tempat kejadian, namun posisinya cukup jauh dari masjidnya. Adam juga memastikan bahwa tidak ada WNI yang terkena dampak dari ledakan bom ini, sehingga semuanya masih aman.
“Ada sekitar 14 WNI yang tinggal di kota Peshawar, tetapi lokasi mereka cukup jauh dari masjid tempat terjadinya ledakan ini. Jadi, tidak ada WNI yang terkena dampak dari ledakan dan semuanya masih aman dan tidak terjadi apa-apa,” pungkasnya.****





