Dubes RI : Peluang PMI Bekerja di Jepang Terbuka Lebar

Dubes RI : Peluang PMI Bekerja di Jepang Terbuka Lebar

Fajarasia.id – Wakil Duta Besar RI untuk Jepang John Tjahjanto Boestami mengatakan, Jepang diperkirakan membutuhkan 6,74 juta tenaga kerja asing pada 2040. Ia meyakini Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai PMI (Pekerja Migran Indonesia) dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja usia produktif di Jepang.

“Namun demikian, seluruh pelaku penempatan dan pendidikan di Indonesia harus memastikan SDM yang akan bekerja. Yakni yang memiliki kualitas mumpuni dan professional,” demikian keterangan resmi Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo dikutip Redaksi, Kamis (2/2/2023).

KBRI Tokyo menggelar “Indonesia-Japan Employment Matching Fair in Hamamatsu 2023”, yang merupakan rangkaian Indonesia Japan Friendship Day (IJFD). Kegiatan yang dihelat untuk merayakan 65 tahun hubungan bilateral RI-Jepang ini, berlangsung di Hamamatsu, Prefektur Shizuoka pada 27-29 Januari 2023.

“Kegiatan ini merupakan wadah interaksi para pemangku kepentingan terkait Jepang di bidang pelatihan dan penempatan tenaga kerja,” tambah pernyataan KBRI Tokyo. Sekitar 30 sending organization dan lembaga pelatihan kerja hadir di kota Hamamatsu, mempromosikan potensi SDM Indonesia.

Lebih dari 80 perwakilan perusahaan dan organisasi Jepang hadir pada matching fair yang didukung oleh Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN). Juga JITCO, Asosiasi Bisnis Jepang Indonesia, Lembaga Persahabatan Indonesia Hamamatsu dan Kyodai Remittance.

Indonesia-Japan Friendship Day (IJFD) adalah kegiatan promosi terpadu perdagangan, pariwisata dan investasi Indonesia serta layanan kekonsuleran dan keimigrasian. Sekaligus, promosi seni dan budaya Indonesia yang tersebar di 13 titik kota di Jepang.****

Pos terkait