Fajarasia.id – Maraknya aksi begal di Jakarta membuat DPRD DKI menilai kondisi keamanan sudah masuk kategori darurat. Anggota Komisi A DPRD DKI, Achmad Yani, menegaskan rasa aman adalah hak dasar warga dan negara harus hadir dengan langkah nyata.
Dalam rapat di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026), Yani mengusulkan agar sistem keamanan lingkungan (siskamling) kembali diaktifkan dengan cara modern. Usulan itu mencakup pemasangan CCTV, penyediaan panic button, serta patroli gabungan di daerah rawan begal.
Ia juga mendorong kerja sama antara pemerintah provinsi, kepolisian, RT/RW, tokoh masyarakat, karang taruna, pengurus masjid, hingga komunitas ojek online untuk menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, penerangan jalan umum (PJU) perlu ditingkatkan dan titik rawan begal dipetakan berdasarkan laporan masyarakat.
Menurut Yani, anak muda juga harus dilibatkan dalam kegiatan positif seperti patroli sosial, olahraga malam, dan program kewirausahaan. Ia menekankan bahwa hukuman tegas bagi pelaku begal penting untuk efek jera, namun pembinaan sosial tetap diperlukan.
“Ketika masyarakat aktif, lingkungan peduli, dan pemerintah responsif, maka ruang gerak kriminal akan semakin sempit,” ujarnya.***





