DPR Sayangkan Kelompok Marjinal Terpinggirkan dari Kebijakan Publik

DPR Sayangkan Kelompok Marjinal Terpinggirkan dari Kebijakan Publik

Fajarasia.id Ketua DPR RI Puan Maharani mengakui, banyak kelompok masyarakat termarjinalkan dan masih terpinggirkan dari kebijakan publik. Yakni, termarjinalkan dari pemenuhan HAM yang seharusnya mencakup semua lapisan masyarakat.

Pernyataan tegas Ketua DPP PDIP ini, dalam rangka memperingati Hari HAM Sedunia 2024. Kelompok rentan seperti kaum perempuan, anak-anak, hingga disabilitas masih belum sepenuhnya mendapatkan hak-haknya.

“Kami berharap pemerintah bisa memberi langkah konkret dalam memastikan masyarakat termarjinalkan mendapatkan hak-hak yang sama. Terutama di sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hukum, dan sosial budaya,” kata Puan dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Puan menegaskan, kelompok masyarakat yang termarjinalkan tidak boleh hanya menjadi objek belas kasihan. Tetapi, harus menjadi subjek pembangunan.

“Setiap anak bangsa berhak untuk bermimpi dan meraih cita-citanya, negara wajib hadir untuk memastikan akses pendidikan bagi anak-anak. Dari keluarga tidak mampu, layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat miskin, serta lapangan kerja yang bermartabat,” ucap Puan.

Ke depannya, Puan mendorong, seluruh pihak bersama-sama mendukung upaya pemenuhan HAM yang diupayakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Semua pihak harus mengambil peran dalam memastikan HAM ditegakkan di setiap aspek kehidupan. DPR akan terus mengawal kebijakan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak dasar rakyat,” ujar Puan.****

 

Pos terkait