Fajarasia.id – Strategi mitigasi Kementerian Agama (Kemenag) dalam penyelenggaraan haji 1445 Hijriah yang ramah lansia mendapat banyak dukungan. Dukungan tidak hanya berasal dari Komisi VIII DPR RI, akan tetapi Pemerintah Kota Tangerang bersikap serupa.
“Kami mendukung sepenuhnya strategi mitigasi Kemenag. Terutama dalam rangka penyelenggaraan haji ramah lansia,” kata Ketua Komisi VIII DPR RI, Ashabul Kahfi, melalui rilis yang diterima Redaksi, Jumat (15/3/2024).
Menurut Kahfi, ada lima strategi yang telah dijelaskan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI pada 13 Maret 2024 di Jakarta. “Pertama, melakukan skrining kesehatan sebagai syarat pelunasan,” ujarnya.
“Kedua, memberikan kesempatan pelunasan bagi pendamping jemaah lansia pada pelunasan tahap dua; ketiga, menyediakan fasilitas ramah lansia sejak di dalam negeri sampai dengan di Arab Saudi. Kemudian, menyiapkan sajian atau menu khusus bagi jemaah haji lansia, serta petugas khusus yang melayani lansia,” kata Kahfi memaparkan.
Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin juga menyatakan akan turut membantu jemaah haji lansia dalam mengajukan pendamping. Ditambah lagi mengedukasi jemaah untuk saling tolong-menolong, terutama menolong dan membantu jemaah lansia.
“Bagi jemaah haji lansia dan penyandang disabilitas yang memerlukan pendamping, kami bantu ajukan pendampingnya yang telah memiliki nomor porsi sesuai ketentuan yang berlaku untuk. Sehingga, dapat melunasi Bipih pada tahap kedua,” ucap Nurdin.
Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut, Sekretaris Ditjen Penyeleggaraan Haji dan Umrah Kemenag Ahmad Abdullah, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Saiful Mujab. Kemudian, Kepala Kanwil Kemenag Banten, Nanang Fatchurochman dan Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang, Samsudin.****





