Fajarasia.id – Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf Macan Effendi, menilai kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi ASN dan pekerja swasta dapat menghemat biaya hingga puluhan miliar rupiah per hari.
Menurutnya, WFH mampu menekan pengeluaran rutin kantor sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah harga minyak dunia yang melonjak akibat konflik Timur Tengah. “Logikanya, penghematan bisa dilakukan melalui WFH. Baik di pusat maupun daerah akan menghemat listrik, air, WiFi, dan biaya transportasi,” ujar Dede, Kamis (19/3).
Ia menegaskan bahwa BBM subsidi tetap harus tersedia bagi masyarakat, meski harga minyak dunia meroket. “WFH adalah salah satu cara untuk mengurangi biaya rutin kantor. Dulu juga kita lakukan saat Covid-19,” tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan kebijakan WFH ini akan diberlakukan setelah Lebaran 2026. Airlangga menilai, penghematan dari sisi mobilitas bisa mencapai seperlima dari konsumsi bensin harian.
Rencana WFH ini tidak hanya berlaku bagi ASN, tetapi juga pekerja swasta. Pemerintah masih mengkaji teknis pelaksanaannya sebelum resmi diterapkan.****




