BPOM Telusuri Produsen Makanan Mengandung Zat Berbahaya di Tangerang

BPOM Telusuri Produsen Makanan Mengandung Zat Berbahaya di Tangerang

Fajarasia.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penelusuran dalam mengungkap produsen makanan mengandung zat berbahaya di Tangerang Raya. Pasalnya, kasus serupa kerap terulang khususnya saat Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Kepala Balai POM Tangerang, Sony mengatakan, di tahun sebelumnya kasus panganan mengandung zat berbahaya juga ditemukan. Sehingga saat ini pihaknya masih terus mencari produsen pembuat makanan tersebut.

“Jadi kebanyakan memang kita temukan kasus itu di bahan makanan pangan. Dan memang indikasi adanya bahan atau zat berbahaya ini bukan dari penjualnya, tetapi dari sumber (produsen, Red) pembuatan makanan itu,” ujarnya,Sabtu (16/3/2024).

Sony mengaku, selama operasi Ramadan, pihaknya menemukan beberapa jenis makanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. Terutama mengandunh zat formalin pada makanan takjil serta zat pewarna tekstil pada makanan pangan jenis tahu.

“Kita menemukan jenis bahan berbahaya didua jenis makanan, yang pertama itu di takjil dan tahu. Tetapi kalau dua jenis formalin dan pewarna kita juga temukan dimakanan pangan tahu,” katanya.

Dia mengungkapkan, dari data yang dimiliki, penemuan makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut bukan kali pertama ditemukan.
Namun, hingga saat inipun krmbali mememuka panganan mengandung zat berbahaya yang dijual pedagang dipasar tradisional.

“Ini diketahui setelah melakukan pemeriksaan cepat dalam operasi Ramadan dibeberapa pasar tradisional yang ada diwilayah Tangerang Raya. Dari puluhan sampel makanan, ditemukan zat berbahaya bagi kesehatan yang dicampur pada makanan,” ucapnya.

“Untuk awal puasa ini kita sedang fokus mengawasi dan cek tirai atau produsen yang menyuplai ke seluruh pasar di Tangerang Raya. Setiap hari sudah ada petugas yang turun dengan target enam sarana per harinya,” sambung Sony.****

Pos terkait