Fajarasia.id – BPJS Kesehatan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan buku khutbah edukasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Sinergi ini bertujuan memperkuat literasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan keagamaan yang menekankan nilai iman, syukur, dan gotong royong.
Wakil Ketua MUI, K.H. M. Cholil Nafis, menegaskan kesehatan adalah indikator utama kemajuan bangsa. Ia menilai konsep ta’awun dalam JKN bukan hanya bentuk solidaritas sosial, tetapi juga bernilai pahala bagi peserta. “Melalui buku ini diharapkan literasi pentingnya kesehatan dan semangat gotong royong semakin meningkat,” ujarnya.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menambahkan bahwa negara hadir menjamin akses kesehatan bagi masyarakat miskin melalui sistem gotong royong. Ia menekankan pentingnya data akurat agar bantuan tepat sasaran, sehingga tidak ada masyarakat miskin yang tertinggal dalam pelayanan kesehatan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyambut baik kolaborasi ini sebagai wujud komitmen memperkuat sosialisasi JKN berbasis nilai syariah. “Sinergi BPJS Kesehatan dan MUI diharapkan meningkatkan literasi masyarakat terhadap pentingnya jaminan kesehatan dan semangat gotong royong,” katanya.




