BP Taskin Fokus Program MBG di Kantong Kemiskinan

BP Taskin Fokus Program MBG di Kantong Kemiskinan

Fajarasia.id – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) mengaku, fokus mengencangkan program MBG di kantong kemiskinan dan daerah 3T. Hal ini, menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI.

“BP Taskin siap mempercepat pelaksanaan program strategis ini dengan metodologi yang telah kami kembangkan secara cermat. Kami memfokuskan 1.000 titik Satuan Pendidikan Penyelenggara pada kantong kemiskinan dan daerah 3T,” kata Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (16/8/2025).

Budiman menjelaskan, metode penentuan lokasi SPPG dilakukan dengan menggabungkan tiga indikator utama. Yakni, tingkat kemiskinan kabupaten/kota, identifikasi daerah 3T dan estimasi populasi siswa SD-SMA dari data Susenas 2024.

“Metode kami menggunakan pendekatan berbasis permintaan dengan menghitung proporsi siswa di setiap wilayah terhadap total nasional. Kami sudah mengidentifikasi 264 kabupaten/kota sebagai kantong kemiskinan, dengan 115 di antaranya memenuhi seluruh kriteria prioritas,” ucap Budiman.

Teruntuk wilayah 3T, BP Taskin memetakan, 62 kabupaten/kota daerah tertinggal dan 11 kabupaten/kota yang memenuhi seluruh kriteria wilayah 3T. Dari pemetaan itu, terdapat total estimasi 392.000 siswa yang akan dilayani melalui 41 unit SPPG di lima provinsi Indonesia bagian timur.

“Sistem alokasi kami menerapkan prinsip minimal satu titik SPPG per kabupaten/kota yang memenuhi kriteria, dengan distribusi tambahan berdasarkan proporsi jumlah siswa. Formula ini juga mencakup penyangga cadangan 20 persen untuk mengantisipasi kebutuhan lapangan yang dinamis,” ujar Budiman.****

Pos terkait