Fajarasia.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.216 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Banjir diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pukul 21.00 WITA hingga 05.00 WITA di Kecamatan Sepaku. Selasa (25/6/2024).
“Akibat hujan yang mengguyur, sungai dan drainase meluap yang menyebabkan banjir di daerah rendah dan bantaran sungai dekat permukiman warga. Desa Karang Jinawi, Suka Raja, Bukit Raya, dan Kelurahan Bukit Raya di Kecamatan Sepaku adalah wilayah yang paling terdampak,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resmi, Rabu (26/6/2024).
Akibat banjir, kata Abdul, ada 316 rumah yang terendam dengan ketinggian mencapai 50 hingga 150 centimeter. Ia mengatakan BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara mengerahkan tim darurat untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat.
“Tim BPBD terus berupaya melakukan pendataan terhadap wilayah terdampak dan melakukan penyedotan serta pemompaan air. Ini dilakukan untuk mengurangi debit air di daerah terdampak,” ujar Abdul.
Menurut Abdul, pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban banjir merupakan prioritas utama BNPB. Selain itu, Kementerian Kesehatan juga memastikan kondisi kesehatan masyarakat terdampak dengan melakukan kunjungan langsung ke warga.
“Saat ini, tinggi muka air di wilayah terdampak sudah mulai surut, dan tidak ada lagi genangan air yang mengancam keamanan masyarakat. BPBD terus memantau kondisi cuaca dan siaga menghadapi potensi dampak lebih lanjut dari perubahan cuaca ekstrem,” kata Abdul.****





