Bertemu Menaker-Wamenaker, Seskab Singgung Program Magang Nasional

Bertemu Menaker-Wamenaker, Seskab Singgung Program Magang Nasional

Fajarasia.id – Sekertaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengaku, telah bertemu dengan Menaker Yassrieli dan Wamenaker Afriansyah Noor. Pertemuan tiga pejabat negara itu, digelar di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Seskab mengungkapkan, pertemuan tersebut khusus membahas rencana pemerintah dalam Program Magang Nasional. Hal ini ditegaskannya, untuk memastikan program tersebut dapat berjalan dengan lancar.

“Menjelang akhir pekan kemarin, berkunjung ke kantor Kementerian Ketenagakerjaan untuk berdiskusi mengenai progres Program Magang Nasional. Dengan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, beserta jajarannya,” kata Teddy dalam keterangan resminya, Minggu (12/10/2025).

Seskab menjelaskan, Program Magang Nasional diperuntukan untuk masyarakat yang baru menamatkan jenjang pendidikan perguruan tinggi (Fresh Graduate). Program ini, bertujuan memberikan pengalaman kerja dan kesempatan kerja kepada para lulusan tingkat Diploma (D-III) dan Sarjana (S-I).

“Dengan mengikuti program ini diharapkannya, dapat menjadi prasarana dalam penyaluran tenaga kerja ke sejumlah perusahaan. Hal itu sebagai salah satu upaya pemerintah, dalam menekan angka pengangguran,” ucap Seskab.

Lalu, Seskab menuturkan, para peserta Program Magang Nasional ini akan mendapatkan penghasilan senilai Upah Minimum Provinsi (UMP). Bahwa, program tersebut telah siap diluncurkan pemerintah pada 15 Oktober 2025.

“Pemerintah baru saja meluncurkan tahap pertama dari Program Magang Nasional (gelombang pertama). Ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi dengan maksimal satu tahun kelulusan atau fresh graduate,” ujar Seskab.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri PPN/Bappenas Sukmo Harsono menegaskan, Program Magang Nasional menjamin gaji sesuai UMR. Gaji tersebut, dibayarkan oleh instansi yang merekrut peserta magang.

Menurutnya, program ini menjadi sarana membuka kesempatan kerja generasi muda. “Gaji mereka menjadi tanggung jawab instansi yang merekrut,” ujar Sukmo Minggu (12/10/2025).

Ia mengatakan, program ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dalam menyerap angkatan kerja muda. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendukung pelaksanaan magang nasional ini.

“Magang ini untuk persiapan mereka agar terserap oleh berbagai macam perusahaan. Pemerintah ingin meningkatkan skill peserta magang secara praktis,” katanya, menjelaskan.

Magang tidak terbatas pada BUMN, tetapi terbuka untuk swasta dan perusahaan daerah. Ia memastikan, semua peserta harus tetap menerima gaji setara UMR setempat.

Ia mengatakan, program ini memberi manfaat besar bagi peserta dan instansi. “Mereka direkrut, maka gajinya disesuaikan UMR daerah,” ucapnya. ****

Pos terkait