Basarnas Perpanjang Perjanjian Siaga Kecelakaan Penerbangan

Basarnas Perpanjang Perjanjian Siaga Kecelakaan Penerbangan

Fajarasia.id – Basarnas teken perpanjangan perjanjian penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan penerbangan, baik dalam bandara maupun luar bandara. Hal itu melibatkan PT Angkasa Pura II, Otoritas Bandara (Otban) dan kantor SAR dari lima provinsi di Indonesia.

Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan ini perjanjian koordinasi operasi apabila terjadi kecelakaan pesawat. Baik di bandara atau di luar bandara dan ini biasa disebut ‘Latter of Operational Coordination Agreement’ (LOCA).

Hal ini, sambung Desiana, memacu pada ICAO (International Civil Aviation Organization, Red) selaku organisasi penerbangan internasional. Mereka menetapkan standar dan panduan ke setiap negara agar bisa meminimalisir tingkat risiko kecelakaan pesawat.

“Ini pun dasarnya dari ICAO amanatnya, bahwa SAR harus bekerjasama dengan stakeholder bandara. Inilah kita buat Kantor SAR Jakarta terkait dengan PT Angkasa Pura II selaku koordinator umum Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Desiana, Jumat (26/4/2024).

Menurutnya, kerjasama ini sudah lama berlangsung, namun kali ini adalah perpanjangan dan terakhir lima tahun yang lalu. “Hasil kerjasama ini akan berlaku untuk lima tahun ke depan,” katanya.

Desiana menyatakan untuk Otban Wilayah I, Basarnas terdapat lima UPT yang hadir. Yakni Kantor SAR Jakarta, Banten, Bandung, Pontianak dan Lampung.

“Intinya, untuk penanganan kecelakaan transportasi udara. Di dalam maupun di luar bandara,” ucap Desiana.

Selanjutnya, Desiana menegaskan, untuk di dalam bandara, tanggung jawabnya nanti sebagai SAR coordination adalah pihak bandara. Namun, ketika di luar bandara barulah tanggung jawab dari Basarnas.

“Kerjasama ini untuk tukar-menukar informasi, kegiatan pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan pesawat udara. Kemudian updating data dan informasi, menyampaikan data serta memberikan dukungan sumber daya saat terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Kepala Kantor SAR Bandung Hery Marantika mengatakan kerjasama ini guna peningkatan koordinasi dan komunikasi. Khusus dengan Otban Wilayah I Kelas Utama Soekarno-Hatta sehingga dapat satu pemikiran.

“Kita bisa lebih cepat memberikan bantuan dan pertolongan. Diharapkan kita meminimalisir jumlah korban pada saat kecelakaan penerbangan,” ucapnya.***

Pos terkait