Balai Karantina Palembang perketat lalu lintas hewan dan tumbuhan

Balai Karantina Palembang perketat lalu lintas hewan dan tumbuhan

Fajarasia.id – Balai Karantina Palembang terus memperketat lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan, antarprovinsi dan antarnegara untuk mencegah masuknya virus atau hama penyakit melalui komoditas tersebut ke wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

“Untuk memperketat lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan, ke provinsi dengan 17 kabupaten/kota itu ditingkatkan pengawasan dan pemeriksaan di bandara dan pelabuhan,” kata Kepala Balai Karantina Palembang Azhar di Palembang, Kamis (9/11/2023).

Ia mengatakan balai karantina merupakan garda terdepan pengawasan di pintu masuk dan keluar hewan, ikan, dan tumbuhan, dari suatu daerah atau negara.

Menurutnya, peran penting balai karantina terutama dalam melakukan pencegahan masuknya hewan, ikan, dan tumbuhan, dari luar negeri yang berpotensi membawa hama penyakit atau virus yang dapat mengancam ketersediaan pangan nasional, selama ini belum banyak diketahui masyarakat.

Ia menjelaskan selama ini Balai Karantina bernama Balai Karantina Pertanian di bawah Kementerian Pertanian (Kementan), namun sejak Juli 2023 menjadi Badan Karantina Indonesia dan di Sumsel menjadi Balai Karantina Palembang.

“Sebagai instrumen yang sangat menentukan mencegah masuknya virus, hama, dan penyakit, melalui hewan, ikan, dan tumbuhan, seperti kasus Antraks dan Flu Burung, kami sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak dan lapisan masyarakat agar dapat melaksanakan tugas dan fungsi Badan Karantina Indonesia di daerah ini,” ujar Azhar.

J​​​​​ika pengawasan lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan melemah, kata dia, dikhawatirkan dan memungkinkan berbagai pihak atau negara luar mengganggu stabilitas keamanan atau menghancurkan Indonesia dengan memasukkan virus atau hama/penyakit, melalui komoditas impor itu.****

Pos terkait