Fajarasia.id – Aston Villa melaju ke perempat final Piala FA setelah mengalahkan Cardiff City di Villa Park Stadium, Sabtu (1/3/2025) dini hari. Dua gol Aston Villa dicetak Marco Asensio di menit 68 dan 80.
Asensio senang dengan dua gol yang dicetaknya tersebut. Hal itu karena pertandingan itu bukan pertandingan yang mudah.
“Kami tahu itu pertandingan yang sulit (Saya) sangat gembira atas gol-gol itu, atas kemenangan itu. Kami berada di babak berikutnya, itu yang paling penting,” kata Asensio kepada ITV.
Sedangkan Pelatih Aston Villa Unai Emery memuji penampilan Marco Asensio dalam laga tersebut. “Dua gol dari Marco (Asensio) fantastis,” ujarnya.
Ia (Asensio) menerapkan seperti halnya Marcus (Rashford). Kami akan membutuhkannya dalam pertandingan-pertandingan mendatang,” kata Emery kepada ITV.
Emery mengungkapkan kemenangan yang diraih tim besutannya berkat kesabaran membongkar pertahanan Cardiff City. “Kami bersabar dengan peluang kami sampai kami mendapat gol pertama,” ujarnya.
Meski senang dengan hasil yang diraihnya itu, Emery menilai tantangan di babak selanjutnya tidaklah mudah. “Kami tahu tantangan ke depan, kami ingin menikmati setiap pertandingan, terutama di hadapan para penggemar kami,” ucapnya.
Marco Asensio Willemsen lahir 21 Januari 1996 adalah pemain sepak bola profesional Spanyol yang bermain sebagai pemain sayap atau gelandang serang untuk klub Liga Primer Aston Villa. Ia dipinjamkan dari klub Ligue 1 Paris Saint-Germain, dan tim nasional Spanyol.
Setelah memulai kariernya dengan Mallorca, Asensio menandatangani kontrak dengan Real Madrid pada November 2014. Lalu dipinjamkan secara berturut-turut ke mantan klubnya serta Espanyol.
Bersama Real Madrid, ia memenangkan beberapa penghargaan, termasuk tiga trofi Liga Champions dan tiga trofi La Liga. Pada tahun 2023, ia bergabung dengan klub Prancis Paris Saint-Germain, tapi tahun 2025 dipinjamkan ke Aston Villa.
Pelatih Cardiff City Omer Riza senang dengan penampilan para pemainnya. Meski dalam laga tersebut menelan kekalahan dari Aston Villa.
“Anak-anak itu hebat dan bekerja keras. Menunjukkan tingkat konsentrasi dan fokus yang merupakan kunci untuk tidak menyerah,” kata Riza kepada BBC.
“Mereka memiliki pemain yang bagus, kami tahu kami harus berurusan dengan mereka. Dua momen fokus dan mereka menghukum kami,” ujarnya.****





