Anggota Komisi I DPR RI, Slamet Ariyadi Minta Masyarakat Pahami Penggunaan Media Digital

Anggota Komisi I DPR RI, Slamet Ariyadi Minta Masyarakat Pahami Penggunaan Media Digital

Fajarasia.id – Anggota Komisi I DPR RI, Slamet Ariyadi mengatakan, perkembangan dunia digital telah menyasar ke segala sisi kehidupan. Namun, masih banyak pengguna internet yang hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan memahami dan mengolah informasi tersebut secara baik.

“Digitalisasi merupakan hal yang sangat penting dalam rangka untuk mengenalkan diri kita ke dalam dunia digital. Tentunya, kita juga harus mengetahui dampak positif dan negatif dari penggunaan dunia digitalisasi,” ucapnya dalam Ngobrol Bareng Legislator dengan tema “Waspada Jejak Digital untuk Karir Masa Depanmu” bekerjasama dengan Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Rabu (15/2/2023).

“Jejak digital merupakan karir, sehingga jika kita memiliki jejak digital yang negatif. Maka masa depan kita juga akan negatif (mendapatkan imbasnya),” katanya.

Sementara, Mohammad Hosnan selaku Rektor IST Annuqayah sekaligus Ketua ISNU Kabupaten Sumenep mengatakan, bahwa pada era digital seperti saat ini. Manusia akan memainkan tiga peran dalam melakukan komunikasi, yakni konsumen, distributor, dan produsen.

“Manusia pasti memasuki tiga peran, yaitu sebagai konsumen, distributor, dan produsen. Peran sebagai konsumen yaitu pada saat kita membuka pesan di aplikasi Whatsapp,” katanya dalam kesempatan yang sama.

“Peran sebagai distributor adalah saat kita menyebarkan pesan tersebut. Sedangkan peran sebagai produsen, yaitu saat kita membuat komentar,” ucapnya.

Oleh sebab itu, kata ia, masyarakat perlu kemampuan literasi digital, sehingga dapat cakap dalam berdigital. “Cakap dalam berdigital adalah kemampuan mengoperasikan gadget, mampu memanfaatkan teknologi digital secara produktif, terhindar dari konten negatif,” katanya.

Delfia Noor Safitri selaku Influencer dan Duta Wisata Sumenep mengatakan, bahwa personal branding yang dibangun seseorang akan berkaitan dengan jejak digital yang pernah ia buat. Sehingga perlu untuk menjadi manusia yang cakap digital.

“Cakap digital bukan hanya sekedar tahu, tetapi mengerti maksud yang ditujukkan untuk kita dalam menggunakan sosial media atau apapun yang bergantung dengan internet. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti perkembangan zaman dengan adanya perkembangan digital, sehingga terhindar dari hal-hal negatif dalam dunia digital,” katanya.***

Pos terkait