Fajarasia.id – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi kesehatan seorang balita di Padang Panjang, Sumatera Barat. Ia memberikan bantuan senilai Rp20 juta kepada Muhammad Gibran Oktafiano (3), yang tengah berjuang melawan penyakit cacingan akut.
Bocah yang akrab disapa Fino ini diketahui mengalami gejala serius selama hampir dua pekan terakhir, termasuk keluarnya cacing dalam jumlah besar dari tubuhnya. Bantuan tersebut diserahkan oleh tim Andre Rosiade kepada sang ibu, Suci Indah Sari, di kediaman mereka yang terletak di Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat. Lokasi rumah yang cukup terpencil dan sulit dijangkau menambah tantangan dalam proses penyaluran bantuan.
Nurhaida, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, yang turut menyerahkan bantuan, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk empati Andre terhadap penderitaan Fino dan keluarganya. Ia berharap dana tersebut dapat membantu proses pengobatan dan pemulihan sang anak.
“Kami ditugaskan langsung oleh Pak Andre untuk menyampaikan bantuan ini. Semoga bisa meringankan beban keluarga dan mempercepat kesembuhan Fino,” ujar Nurhaida, didampingi sejumlah anggota tim lainnya, Selasa (21/10/2025).
Kisah Fino pertama kali mencuat lewat unggahan di media sosial. Meski sempat dirahasiakan oleh pihak keluarga, kondisi Fino akhirnya diketahui publik setelah informasi tersebut menyebar luas. Meski telah memiliki BPJS, keluarga Fino masih kesulitan memenuhi kebutuhan harian seperti susu, vitamin, dan perlengkapan perawatan lainnya.
Suci, ibu Fino, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menceritakan bahwa awalnya Fino mengalami diare berkepanjangan, disertai perut membesar dan rasa gatal di seluruh tubuh. Setelah sempat dirawat di RSUD Padang Panjang dan tidak mendapatkan penanganan maksimal, Fino akhirnya dibawa ke RSI Yarsi Bukittinggi, tempat di mana cacing mulai keluar dari tubuhnya.
“Setelah diberi obat cacing, jumlah cacing yang keluar semakin banyak. Perut Fino mulai mengecil, tapi ia masih sering merasa gatal dan batuk,” jelas Suci.
Kekhawatiran masih menyelimuti keluarga, terutama terkait kemungkinan penyebaran telur cacing ke organ vital seperti paru-paru. Suci berharap bisa membawa Fino ke rumah sakit khusus paru-paru, namun keterbatasan biaya menjadi kendala utama.
Nenek Fino, Zulmaini, dan sang kakek, Dasril, juga menyampaikan rasa terkejut atas kondisi cucunya. Mereka berharap Fino segera pulih dan bisa kembali bermain seperti anak-anak seusianya.
Menanggapi kondisi tersebut, Andre Rosiade menyatakan keprihatinannya dan berkomitmen untuk terus membantu jika diperlukan pengobatan lanjutan.
“Jika Fino perlu dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap seperti RSUP M Djamil Padang, kami siap mendukung. Kesembuhan Fino adalah prioritas,” ujar Andre.****





