Fajarasia.id — Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese tiba di Jakarta untuk kunjungan resmi yang akan berlangsung hingga 7 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral melalui penandatanganan Traktat Australia-Indonesia mengenai Keamanan Bersama bersama Presiden Prabowo Subianto.
Pesawat kenegaraan yang membawa PM Albanese dan rombongan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 18.50 WIB. Kedatangannya disambut dengan jajar kehormatan serta sejumlah pejabat Indonesia, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani. PM Albanese juga memberikan penghormatan kepada bendera kedua negara sebelum bertolak menuju hotel tempatnya bermalam.
Besok, PM Albanese dijadwalkan diterima secara resmi oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka. Penandatanganan traktat keamanan ini disebut sebagai tonggak baru dalam hubungan kedua negara, mencerminkan persahabatan, kemitraan, dan kepercayaan yang mendalam.
Selain isu keamanan regional, kunjungan Albanese juga menegaskan komitmen kerja sama Australia-Indonesia di berbagai bidang, termasuk perdagangan, investasi, pendidikan, dan pembangunan. PM Albanese didampingi oleh Menteri Luar Negeri Australia, Senator Penny Wong, dalam lawatan strategis ini.





