Fajarasia.id – Polri menyiapkan 317.664 personel untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Selain itu, sekitar 72 ribu personel tambahan dari berbagai stakeholder juga akan dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026.
Dirgakum Korlantas Polri Brigjen Faisal menjelaskan, objek pengamanan mencakup 185.544 lokasi strategis, mulai dari terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, hingga tempat ibadah dan lokasi salat Idul Fitri.
“Total pos Operasi Ketupat 2026 sebanyak 2.756 pos, terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu. Pos terpadu ini lengkap dengan dukungan kementerian, dinas kesehatan, hingga bengkel,” ujar Faisal dalam diskusi bertema ‘Sinergi Pemerintah dan Stakeholder buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman’ di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni 14–15 Maret dan 18–19 Maret, sementara arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret.
Dengan pengamanan masif ini, Polri berharap mudik 2026 berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.***






