Fajarasia.id – Penyerang Manchester City, Erling Haaland, menyerukan agar seluruh elemen klub tetap solid dan memelihara optimisme di tengah guncangan krisis yang melanda sang juara bertahan. Imbauan tersebut disampaikan menyusul keputusan komisi independen yang menyatakan The Citizens bersalah atas lebih dari 100 pelanggaran regulasi keuangan Liga Inggris.
City kini membayang-bayangi risiko sanksi berat, mulai dari pemotongan poin dalam skala besar hingga ancaman degradasi. Skuad asuhan Enzo Maresca berpotensi menanggung dampak dari manipulasi laporan keuangan dan kontrak komersial bernilai lebih dari 900 juta pound sterling yang terjadi sepanjang kurun 2009–2018.
Meski tuduhan tersebut berasal dari periode sebelum dirinya bergabung pada 2022, Haaland meminta rekan-rekannya untuk tidak goyah dan tetap fokus di lapangan.
“Kami harus tetap positif, menatap ke depan, berusaha memenangi pertandingan, dan menikmati situasi. Kita wajib saling mendukung. Tetaplah bersama, nikmati perjalanannya, dan tersenyumlah,” tegas Haaland dikutip dari laman resmi klub, Jumat (9/10/2026).
Laga krusial kontra Liverpool pada Minggu (11/10) bakal menjadi ujian perdana bagi kondisi mental para pemain pasca-putusan komisi independen. Ketidakpastian ini juga memicu spekulasi terkait masa depan para bintang klub, termasuk Haaland. Penyerang Norwegia yang telah membukukan 169 gol dari 205 penampilan itu memang terikat kontrak hingga 2034, namun penurunan kasta atau absen dari Liga Champions diprediksi bakal memancing pergerakan raksasa Eropa lainnya.
Meski demikian, juru gedor yang membawa negaranya menembus perempat final Piala Dunia itu menegaskan komitmen emosionalnya bersama pendukung setia Etihad.
“Saya sangat peduli dengan City dan para penggemar. Sebagai bagian dari mereka, saya bisa merasakan betul apa yang sedang dirasakan oleh suporter saat ini,” pungkasnya.****





